Welcome to My Website

=== TECHNO-BLOG ===
Dalam blog ini saya ingin berbagi pengalaman dengan semua orang yang membaca blog saya.

Bagi anda yang tertarik dengan fasilitas yang ada dalam Blog saya silahkan kirimkan e-mail anda ke alamat:

cyberman.777@gmail.com


--- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog ---
Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan

Walt Disney

Diposting oleh Nurman Nurhakim 17 Februari 2010 0 komentar

The Walt Disney Company (NYSE: DIS) atau lebih dikenal dengan nama Disney adalah salah satu perusahaan hiburan dan media yang terbesar. Didirikan pada 16 Oktober 1923, perusahaan ini diawali oleh Walt Disney dan Roy Oliver Disney dengan nama Disney Brothers Cartoon Studio. Pusatnya terletak di Burbank, California dan sudah menjadi perusahaan media terbesar kedua di Amerika Serikat.

Laba Disney pada 2004 adalah sebesar $30,8 milyar USD dan merupakan komponen Dow Jones Industrial Average. Perusahaan ini dikenal sebagai Walt Disney Productions, Ltd. sampai 6 Februari 1986 dan kemudian diubah menjadi namanya sekarang.

Walt Disney Co. secara singkat
Perusahaan ini terbagi menjadi 4 bagian utama yaitu:
• Studio Entertainment (Hiburan studio)
• Parks and Resorts (Taman tema dan resort)
• Media Networks (Jaringan media)
• Consumer Products (Produk konsumen)

Hiburan studio
Dikenal juga sebagai Walt Disney Studios, bagian ini dikepalai oleh Dick Cook. Komponen dari bagian ini antara lain

• Film
o Buena Vista Motion Pictures Group/Walt Disney Motion Pictures Group
§ Walt Disney Pictures
§ Touchstone Pictures
§ Hollywood Pictures
§ Miramax Films
o Dimension Films (hingga tahun 2005)
o DreamWorks (hanya distribusi)
o Pixar

• Musik
o Disney Music Group, dahulunya Buena Vista Music Group
§ Hollywood Records
§ Walt Disney Records
§ Mammoth Records
§ Lyric Street Records

• Distribusi
o Walt Disney Distribution, dahulunya Buena Vista International
o Buena Vista Home Entertainment (kini Walt Disney Studios Home Entertainment)
o Buena Vista Home Entertainment International.
• Walt Disney Theatrical, dahulunya Buena Vista Theatrical Productions

Hasil yang paling sukses adalah Walt Disney Feature Animation dengan berbagai film kartunnya yang kebanyakan masih animasi tradisional. Namun, melihat kenyataan bahwa Pixar lebih sukses dengan kartun yang dibuat dengan animasi komputer, Disney juga akan berubah haluan. Film animasi-komputer mereka yang pertama adalah Chicken Little sedangkan film animasi tradisional yang terakhir adalah Home on the Range

Taman tema dan resort
Bagian ini adalah yang mengoperasikan berbagai taman bermain Disney di seluruh dunia. Lokasi-lokasi taman bermain antara lain di Anaheim, California; Lake Buena Vista, Florida; Paris, Perancis (Disneyland Resort Paris); dan yang terakhir adalah di Hong Kong yang dibuka pada 12 September 2005 dengan nama Hong Kong Disneyland Resort. Tokyo Disney Resort di Jepang dikelola oleh Oriental Land Company dengan lisensi dari Disney.

Bagian yang merancang taman bermain tersebut adalah Walt Disney Imagineering.
Jaringan media
Bagian ini terpusat pada American Broadcasting Company (ABC) yang diambil alih Disney sejak 1996. Untuk televisi, Disney memiliki Disney Channel, Toon Disney, ABC Family, dan ESPN. Disney juga memegang saham di Lifetime sebesar 50%, A&E 37,5% dan E! 40%.
Produk konsumen
Yang termasuk dalam bagian ini adalah Disney Store. Juga termasuk Marvel Comics, Steamboat Ventures dan Global Radio.

Sejarah
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1923 oleh Walt dan Roy Disney. Film pertama yang dirilis adalah Alice’s Day at Sea. Pada tahun 1928, Walt dan Roy menciptakan tokoh kartun Miki Tikus. Pada tahun 1934, pertama kali memperkanalkan tokoh kartun Donal Bebek, Mini Tikus dan Gufi. Film kedua yang dirilis tahun itu ialah Snow White and the Seven Dwarfs, Pinocchio, dan Fantasia.

Pada tahun 1940, studio dipindahkan ke Burbank, California. Dan pada tahun 1955, pertama kali membuka Disneyland.
Pesaing-pesaing utama ialah:
• Sony
• Viacom
• News Corporation
• Warner Communications

Walt Disney meninggal pada tahun 1966 dan Roy Disney meninggal pada tahun 1971. Tanpa saudara Disney kreatif dan bimbingan pemasaran, perusahaan mengalami penurunan drastis. Tahun 1967, didirikan pula Walt Disney World Resort. Namun pada tahun 1981, Stephen Hillenburg keluar dari perusahaan tersebut untuk memulai usahanya di MTV Networks. Pada tahun 1983, didirikan stasiun televisi pertama, Disney Channel dan ESPN (ESPN diluncurkan tahun 1979). Menyusul kemudian aset-aset baru, yakni Touchstone Films, Miramax, dan Hollywood Pictures.

Namun sesudah kesuksesan film Beauty and the Beast, Jeffrey Katzenberg keluar dari perusahaan tersebut untuk bergabung dengan DreamWorks. Pada tahun 1996, perusahaan tersebut memperoleh ABC. Disusul Toon Disney dan Playhouse Disney.

Pada tahun 2002, The Walt Disney Company membeli Saban Entertainment dan mengganti namanya menjadi BVS Entertainment. Pada tahun 2007, perusahaan ini menghentikan pemakaian nama Buena Vista, karena dianggap kurang cocok dengan perusahaan. Pada tahun 2009, Disney XD resmi diluncurkan.

Pada tanggal 31 Agustus 2009, perusahaan tersebut telah mengumumkan kesepakatan untuk memperoleh saham Marvel Entertainment dengan jumlah tunai sebesar $ 4 miliar. Penggabungan Marvel dengan Disney telah dilangsungkan pada tanggal 31 Desember 2009.

Sumber: wikipedia

Bapak Blogger Indonesia

Diposting oleh Nurman Nurhakim 0 komentar

Enda Nasution (lahir di Bandung, Jawa Barat, 29 Juli 1975; umur 34 tahun) adalah seorang penulis dan oleh kalangan media massa Indonesia dijuluki sebagai tokoh blog Indonesia, atau juga “Bapak Blogger Indonesia” karena cukup banyak muncul di media mainstream untuk mempromosikan penggunaan Blog.Saat ini, Enda tinggal dan bekerja di Jakarta setelah sebelumnya bekerja sebagai Internet Marketing Strategist di Bangkok, Thailand (2002-2007).

Setelah lulus dari Fakultas Teknik Sipil ITB pada tahun 1999, mantan aktifis yang pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS-ITB) ini sempat bekerja untuk Ogilvy & Mather Jakarta dari tahun 2000 hingga tahun 2002 sebagai copywriter. Pada tahun 2001 dan 2002, Enda menerima Indonesian Ad Award untuk iklan Dancow dan Sampoerna A Mild. Selain itu, ia menjadi finalis Clio Advertising Award tahun 2002 dan juga pernah dinobatkan menjadi The Hottest Creative Person se-Asia oleh Campaign Brief Asia untuk tahun 2002 dan 2003.

Kontribusinya di dunia blog bermula dari tulisan panjang yang menerangkan “Apa itu blog” yang dia tulis di tahun 2001, selain itu Enda juga berinisiatif membuat blog pertama yang khusus membahas tentang Pemilu 2004 dan kemudian blog Indonesia Help, yang memberikan update dan informasi tentang pertolongan korban bencana alam dalam Bahasa Inggris.

Enda juga menjadi kontributor di Global Voices Online, sebuah project dari Harvard Law School dan menghadiri GV Summit yang kedua di London pada tahun 2005. Di akhir tahun 2006, karena kepemimpinannya di dunia blog Enda mendapatkan undangan dari Asia Society untuk hadir di Asia 21 Young Leader Summit yang diadakan di Seoul, Korea Selatan.

Catatan di blog Enda Nasution tentang dua acara diatas:
* Catatan dari Global Voices 2nd Summit, London, December 2005
* Catatan dari Asia 21 Young Leader Summit, Seoul, November 2006
Pada tahun 2007 Enda menjadi Chairman dari Pesta Blogger 2007, acara tahunan nasional blogger Indonesia yang pertama. (Kata sambutan Pesta Blogger 2007: text, video)
Di bulan April 2009, Enda bersama teman-teman dari Komunitas Langsat meluncurkan sebuah situs Web 2.0 bertema politik pertama di Indonesia dengan nama Politikana.

Aktif mengkampanyekan internet, dunia blog dan social media melalui media massa, baik cetak maupun televisi, Enda juga rajin diundang untuk berbicara di berbagai seminar dan workshop.

Sumber : http://id.wikipedia.org

Biografi BJ HABIBIE

Diposting oleh Nurman Nurhakim 16 Februari 2010 0 komentar

Siapa yang tak kenal dengan Mantan Presiden RI Ketiga, Si Jenius ilmuwan konstruksi pesawat terbang, ini selalu menjadi berita hangat . Pada masa emas kejayaan dengan segudang jabatan diemban, dialah manusia paling multidimensional di Indonesia. Ia manusia cerdas ajaib yang sempat menghadirkan selaksa harapan kemajuan teknologi demi kejayaan negeri ini.

Agak aneh, memang, anak bangsa yang satu ini. Dia hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

Di Indonesia dia 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Presiden RI ke-2 Soeharto

Itulah sosok dan kilas balik singkat perjalanan hidup B.J. Habibie, lelaki kelahiran Pare-Pare, 25 Juni 1936 ini. Dia penuh kontroversi dan merupakan sosok manusia paling multidimensional di Indonesia. Begitu banyak kawan-kawannya dan nyaris segitu banyak pula orang yang tak setuju dengan sepakterjang tokoh industri pesawat terbang kelas dunia yang memperoleh berbagai penghargaan, salah satunya paling berkelas adalah Theodhore van Karman Award, yang dianugerahkan oleh International Council for Aeronautical Sciences) pada pertemuan tahunan dan konggres ke-18 ICAs yang diselenggarakan di Beijing, China tahun 1992 dari Pemerintah China.

Ketika dia mendirikan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) dan didaulat menjadi Ketua Umum, misalnya, sebagai antitesa berdiri pula Forum Demokrasi (Fordem) pimpinan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang populis dan egaliter serta inklusif. ICMI, yang dalam perjalanan selanjutnya praktis menjadi kekuatan politik Habibie, oleh Gus Dur dituding sebagai sektarian karena itu kurang bagus untuk masa depan sebuah bangsa yang majemuk seperti Indonesia.

Ketika pada 10 Agustus 1995 dia berhasil menerbangkan pesawat terbang N-250 “Gatotkoco” kelas commuter asli buatan dan desain putra-putra terbaik bangsa yang bergabung dalam PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN, kini menjadi PT Dirgantara Indonesia), dia diserang pelaku ekonomi lain bahwa yang dibutuhkan rakyat Indonesia adalah beras bukan “mainan” pesawat terbang.

Pemikiran ekonomi makro Habibie yang terkenal dengan Habibienomics, dihadirkan oleh lingkarannya sebagai counter pemikiran lain seperti Widjojonomics (yang sesungguhnya merupakan Soehartonomic). Ketika Habibie berhasil melakukan imbal-beli pesawat terbang “Tetuko” CN-235 dengan beras ketan itam Thailand, dia diledekin, pesawat terbangnya hanya sekelas ketan itam.

Dan kontroversi paling hangat adalah ketika dia menawarkan opsi otonomi luas atau bebas menentukan nasib sendiri kepada rakyat Timor Timur, satu propinsi termuda Indonesia yang direbut dan dipertahankan dengan susah payah oleh rezim Soeharto. Siapapun dia orangnya tentu ingin bebas merdeka termasuk rakyat Timor Timur, sehingga ketika jajak pendapat dilakukan pilihan terhadap bebas menentukan nasib sendiri (merdeka) unggul mutlak.

Dan kontroversi paling hangat adalah ketika dia menawarkan opsi otonomi luas atau bebas menentukan nasib sendiri kepada rakyat Timor-Timur (Tim-Tim), asatu propinsi termuda Indonesia yang direbut dan dipertahankan dengan susah-payah oleh Rezim Soeharto. Siapaun dia orangnya tentu ingin bebas merdeka termasuk rakyat Tim-Tim. Sehingga ketika jajak pendapat dilakukan pilihan terhadap bebas menentukan nasib sendiri (merdeka) unggulk merdeka.

Masalah Tim-Tim, salah-satu yang dianggap menjadi penyebab penolakan pidato pertanggungjawaban Habibie dalam Sidang Umum MPR RI hasil Pemilu 1999. Pemilu terbaik paling demokratis setelah Pemilu tahun 1955. penolakan ini membuat BJ, Habibie tidak bersedia maju sebagai kandidat calon presiden (Capres).

Kjetika Habibie menjabat presiden hampir tidak ada hari tanpa demontrasi. Demontrasi itu mendesak Habibie merepon tuntutan reformasi dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti kebebasan pers, kebebasan berpolitik, kebebasan rekrutmen politik, kebebasan berserikat dan mendirikan partai politik, mebebasan berusaha, dan berbagai kebebasan lainnya. Namun kendati Habibie merespon tuntutan reformasi itu, tetap saja pemerintahannya dianggap merupakan kelanjutan Orde Baru . Pemerintahannya yang berusia 518 hari hanya dianggap sebagai pemerintahan transisi.

Keinginan Habibi mengakselerasi pembangunan sesungguhnya sudah dimulainya di Industri pesawat Terbang Nusantara (IPTN) dengan menjalankan program evolusi empat tahapan alih tehnologi yang dipercepat “berawal dari akhir dan berakhir diawal.”

Empat tahapan alih tehnologi itu, pertama, memproduksi pesawat terbang berdasarkan lisensi ituh dari industri pesawat terbang lain, hasilnya adalah NC 212 lisensi dari CASA Spanyol. Kedua, memproduksi pesawat terbang secara bersama- sama, hasilnya adalah “Tetuko” CN-235 berkapasitas 30-35 penumpang yang merupakan produksi kerjasama antara aqual antara IPTN dengan Casa Spanyol.

Ketiga, mengintegrasikan seluruh tehnologi dan sistem konstruksi pesawat terbang yang paling mutakhir yang ada di dunia menjadi sesuatu yang sama sekali didesain baru, hasilnya adalah “Gatotkoco” N-250 berkapasitas 50-60 pemumpang yang dikembangkan dengan teknologi fly-by-wire.

Keempat, memproduksi pesawat terbang berdasarkan hasil riset kembali dari awal, yang diproyeksikan bernama N 2130 berkapasitas 130 penumpang dengan biaya pengembangan diperkirakan sekitar 2 milyar dolar AS.

Empat tahapan alih tehnologi yang dipercepat didefinisikan “bermula dari akhir dan berakhir di awal,” memang sukar dipahami pikiran awam. Habibie dianggap hanyut dengan angan-angan teknologinya yang tidak memenuhi kebutuhan dasar tehnologi Indonesia, yang ternyata nenbuat sepeda saja secara utuh belum sampai.

Pemerintah orde baru sangat memanjakan program empat tahapan alih tehnologi Habibie dengan menempatkan berbagai proyeknya sebagai industri strategis yang menyedot banyak dana. Satu diantaranya, yang paling spetakuler, adalah IPTN, yang memerlukan subsidi.

Ketika masa reformasi, IMF mencantumkan dalam LOI (Letter Of Intent), bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh lagi memberikan subsidi kepada IPTN, (Perusahaan ini kemudian menjadi IPTD). Otomatis perusahaan yang sudah menyusun program produksi baru, terpaksa merumahkan dan mem-PHK- 6000 karyawannya.

Lalu, dalam kesempatan deklarasi pendirian Masyarakat Ilmuwan dan Tehnologi Indonesia (MITI), Habibie menyebut hancurnya IPTN adalah ulah IMF yang menghambat Pemerintah RI membantu pengembangan pesawat terbang dengan mencantumkan klausal pencabutan subsidi dalam Letter Of Intent (LOI).

Nasionalisme
Istri adalah alasan utama Habibie untuk bolak-balik tinggal di Jerman. Pendamping hidup sekaligus teman suka dan duka yang sudah dikenal anak-anak umur 14 tahun, dr Hasri Ainun Habibie. Putri keempat H. Mohammad Besari itu disebut terbaring menjalani perawatan di sebuah rumahsakit di Jerman. Habibie ingin untuk selalu harus bisa mendampingi istri, dan harapnya istri juga akan sealu bisa mendampinginya. Menurut tim dokter yang menanganinya, Hasri Ainun belum dibenarkan tinggal atau berkunjung kedaerah tropis karena kelembabannya tinggi. Karena itu, tim dokter merekomendasikan untuk tinggal di Jerman sampai sehat secara tuntas.

Kendati demikian, kepulangan ke tanah air Habibie agaknya hanya karena dia ingin dikenang sebagai manusia yang baik. “Mungkin saat ini tak disadari. Tapi bisa jadi, berguna satu saat kelak, bila saya sudah tiada nanti," tutur lelaki itu, lirih,’ demikian tulis Liputan6.com. Adalah stasiun TV SCTV ini, dikenal sangat dekat dengan Habibie, yang pada 2 Juli 2002 menyiarkan langsung dari Jerman kesaksian Habibie dalam kasus pelanggaran HAM berat Timtim untuk kebutuhan persidangan di Pengadilan Ad Hoc HAM Jakarta Pusat.

Habibie menyebutkan presiden itu bukan segala-galanya. Walau jenius dengan memperoleh royalti atas delapan hak paten hasil temuannya sebagai ilmuwan konstruksi pesawat terbang seperti dari Airbus dan F-16, dia mengaku masih banyak yang jauh lebih baik dari dirinya. Lama bermukim di lingkungan yang sangat menghargai ketokohan dan personality setiap orang, Habibie mendefinisikan jika ingin dihargai maka yang diperhatikan orang lain adalah sikap yang tak berubah terhadap lingkungan.

Menurutnya status, jabatan, dan prestasi bukan alasan untuk berubah terhadap lingkungan. Itulah sebabnya, ketika sudah menjadi RI-1 sikap Habibie terhadap lingkungan tetap tidak berubah. Malah semakin menampakkan watak aslinya, misalnya tidak mau diam dan bergerak sesuka hati padahal sudah ada aturan protokoler yang harus dipatuhi.


BIODATA
Nama: Prof. Dr.Ing. Dr. Sc.h.c. Bacharuddin Jusuf Habibie
Lahir: Pare-Pare, 25 Juni 1936
Agama: Islam
Jabatan: Presiden RI Ketiga (1998-1999)
Pendiri dan Ketua Dewan Pembina The Habibie Center
Istri: dr. Hasri Ainun Habibie (Menikah 12 Mei 1962)
Anak: Ilham Akbar dan Thareq Kemal
Cucu: Empat orang
Ayah: Alwi Abdul Jalil Habibie
Ibu: R.A. Tuti Marini Puspowardoyo
Jumlah Saudara: Anak Keempat dari Delapan Bersaudara

Pendidikan :
1. ITB Bandung, tahun 1954
2. Rheinisch Westfalische Technische Hochscule (RWTH), Aachen, Jerman, dengan gelar Diplom-Ingenieur, predikat Cum laude pada Fakultas Mekanikal Engineering, Departemen Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang (1955-1960).
3. Rheinisch Westfalische Technische Hochscule (RWTH), Aachen, Jerman, dengan gelar doktor konstruksi pesawat terbang, predikat Summa Cum laude, pada Fakultas Mekanikal Engineering, Departemen Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang (1960-1965).
4. Menyampaikan pidato pengukuhan gelar profesor tentang konstruksi pesawat terbang di ITB Bandung, pada tahun 1977.

Pekerjaan :
1. Kepala Riset dan Pengembangan Analisis Struktur pada perusahaan Hamburger Flugzeugbau Gmbh, Hamburg, Jerman antara tahun 1965-1969.
2. Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada Pesawat Komersial dan Angkut Militer MBB Gmbh, di Hamburg dan Munchen antara 1969-19973
3. Wakil Presiden dan Direktur Teknologi pada MBB Gmbh, Hamburg dan Munchen tahun 1973-1978
4. Penasehat Senior Teknologi pada Dewan Direksi MBB tahun 1978.
5. Pulang ke Indonesia dan memimpin Divisi Advanced Technology Pertamina, yang merupakan cikal bakal BPPT, tahun 1974-1978.
6. Penasehat Pemerintah Indonesia di Bidang Pengembangan Teknologi dan Pesawat Terbang, bertanggungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia Soeharto pada tahun 1974-1978.
7. Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tahun 1978-1998.
8. Wakil Presiden R.I. pada 11 Maret 1998-21 Mei 1998.
9. Presiden RI 21 Mei 1998-20 Oktober 1999.

Organisasi:
Pendiri dan Ketua Umum ICMI

Penghargaan:
Theodore van Karman Award
Sumber:
Dari berbagai sumber antara lain The Habibie Center dan Soeharto Center.com

Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono adalah Presiden RI ke enam dan Presiden pertama yang dipilih langsung oleh Rakyat Indonesia. Bersama Drs. M. Jusuf Kalla sebagai wakil presidennya, beliau terpilih dalam pemilihan presiden di 2004 dengan mengusung agenda "Indonesia yang lebih Adil, Damai, Sejahtera dan Demokratis", mengungguli Presiden Megawati Soekarnoputri dengan 60% suara pemilih. Pada 20 Oktober 2004 Majelis Permusyawaratan Rakyat melantik beliau menjadi Presiden.
Presiden SBY, seperti banyak rakyat memanggilnya, lahir pada 9 September 1949 di Pacitan, Jawa Timur. Seorang ilmuwan teruji, beliau meraih gelar Master in Management dari Webster University, Amerika Serikat tahun 1991. Lanjutan studinya berlangsung di Institut Pertanian Bogor, dan di 2004 meraih Doktor Ekonomi Pertanian.. Pada 2005, beliau memperoleh anugerah dua Doctor Honoris Causa, masing-masing dari almamaternya Webster University untuk ilmu hukum, dan dari Thammasat University di Thailand ilmu politik.
Susilo Bambang Yudhoyono meraih lulusan terbaik AKABRI Darat tahun 1973, dan terus mengabdi sebagai perwira TNI sepanjang 27 tahun. Beliau meraih pangkat Jenderal TNI pada tahun 2000. Sepanjang masa itu, beliau mengikuti serangkaian pendidikan dan pelatihan di Indonesia dan luar negeri, antara lain Seskoad dimana pernah pula menjadi dosen, serta Command and General Staff College di Amerika Serikat. Dalam tugas militernya, beliau menjadi komandan pasukan dan teritorial, perwira staf, pelatih dan dosen, baik di daerah operasi maupun markas besar. Penugasan itu diantaranya, Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kostrad, Panglima Kodam II Sriwijaya dan Kepala Staf Teritorial TNI.
Selain di dalam negeri, beliau juga bertugas pada misi-misi luar negeri, seperti ketika menjadi Commander of United Nations Military Observers dan Komandan Kontingen Indonesia di Bosnia Herzegovina pada 1995-1996.
Setelah mengabdi sebagai perwira TNI selama 27 tahun, beliau mengalami percepatan masa pensiun maju 5 tahun ketika menjabat Menteri di tahun 2000. Atas pengabdiannya, beliau menerima 24 tanda kehormatan dan bintang jasa, diantaranya Satya Lencana PBB UNPKF, Bintang Dharma dan Bintang Maha Putra Adipurna. Atas jasa-jasanya yang melebihi panggilan tugas, beliau menerima bintang jasa tertinggi di Indonesia, Bintang Republik Indonesia Adipurna.
Sebelum dipilih rakyat dalam pemilihan presiden langsung, Presiden Yudhoyono melaksanakan banyak tugas-tugas pemerintahan, termasuk sebagai Menteri Pertambangan dan Energi serta Menteri Koordinator Politik, Sosial dan Keamanan pada Kabinet Persatuan Nasional di jaman Presiden Abdurrahman Wahid. Beliau juga bertugas sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan dalam Kabinet Gotong-Royong di masa Presiden Megawati Soekarnoputri. Pada saat bertugas sebagai Menteri Koordinator inilah beliau dikenal luas di dunia internasional karena memimpin upaya-upaya Indonesia memerangi terorisme.
Presiden Yudhoyono juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi masyarakat sipil. Beliau pernah menjabat sebagai Co-Chairman of the Governing Board of the Partnership for the Governance Reform, suatu upaya bersama Indonesia dan organisasi-organisasi internasional untuk meningkatkan tata kepemerintahan di Indonesia. Beliau adalah juga Ketua Dewan Pembina di Brighten Institute, sebuah lembaga kajian tentang teori dan praktik kebijakan pembangunan nasional.
Presiden Yudhoyono adalah seorang penggemar baca dengan koleksi belasan ribu buku, dan telah menulis sejumlah buku dan artikel seperti: Transforming Indonesia: Selected International Speeches (2005), Peace deal with Aceh is just a beginning (2005), The Making of a Hero (2005), Revitalization of the Indonesian Economy: Business, Politics and Good Governance (2002), dan Coping with the Crisis - Securing the Reform (1999). Ada pula Taman Kehidupan, sebuah antologi yang ditulisnya pada 2004. Presiden Yudhoyono adalah penutur fasih bahasa Inggris.
Presiden Yudhoyono adalah seorang Muslim yang taat. Beliau menikah dengan Ibu Ani Herrawati dan mereka dikaruniai dengan dua anak lelaki. Pertama adalah Letnan Satu Agus Harimurti Yudhoyono, lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 yang sekarang bertugas di satuan elit Batalyon Lintas Udara 305 Kostrad. Putra kedua, Edhie Baskoro Yudhoyono, mendapat gelar bidang Ekonomi dari Curtin University, Australia.
http://www.presidensby.info/index.php/statik/profil/

I Made Wiryana Salah Satu Lulusan Universitas Gunadarma Terbaik

Diposting oleh Nurman Nurhakim 24 Desember 2009 0 komentar


I Made Wiryana adalah lulusan Universitas Indonesia Jurusan Fisika sekaligus juga lulus dari Universitas Gunadarma Jurusan Komputer. Dia melanjutkan ke program S2 yang masih berkaitan dengan ilmu komputer di Edith Cowan University, Australia. Tahun 1994, ia berhasil menuntaskan studi beasiswanya tersebut. Kembali ke Indonesia, ia mendesain kurikulum bagi program training Lembaga Pengembangan Komputer (LePKom) dan sempat mengembangkan WinBI, sistem operasi komputer berbahasa Indonesia.
I Made Wiryana juga seorang dosen, narasumber dan penulis bidang TIK. Salah satu bukunya berjudul From German With IT.

Setelah melakukan riset panjang selama 10 tahun, akhirnya I Made Wiryana merampungkan disertasinya yang berjudul “A Sustainable Development System Method with Applications” dan mengajukannya dalam sidang terbuka Doktor di  Universitas Bielefeld, Jerman (23/7).

Topik yang dikembangkan salah satu tokoh Linux Indonesia ini melibatkan proyek-proyek nyata sesuai dengan setting Indonesia. Risetnya sendiri, papar Made, dimulai dari rasa penarasan yang melibatkan mengapa banyak proyek teknologi informasi dan teknologi (TIK) di Indonesia yang menemui kegagalan. Apakah kegagalan ini disebabkan suatu ketidaktepatan metodologi penelitian termasuk metodologi publikasi yang digunakan, atau suatu ketidaktepatan cara pandang dalam memecahkan masalah sistem di Indonesia, misalnya ketidak tepatan proses peniruan model yang dikembangkan di negara lain, atau juga karena ketidaktepatan dalam melakukan evaluasi baik atau buruknya suatu sistem?

“Pertanyaan-pertanyaan tersebut menghantarkan riset ini untuk mengembangkan pendekatan baru di dalam pengembangan sistem dengan mempertimbangkan sustainabilitas dari sistem, sehingga menelurkan pendekatan Sustainable System Development,” ujar Made.

Studi ini, lanjutnya,  bersifat interdisiplin dan juga melibatkan pertimbangan model organisasi dan nilai-nilai lokal, termasuk kultur dan bahasa, misalnya dengan memanfaatkan inspirasi dari model organisasi tradisional Subak dan Dabawalla. Termasuk model interaksi dan komunikasi yang lebih umum digunakan untuk situasi kultur tertentu.

Proyek-proyek yang berkontribusi dalam pengembangan metode ini adalah berbagai proyek penerjemahan (localization), seperti Air Putih di Aceh, Eary Warning Information System dan situs Presiden RI. Riset yang mendapatkan nilai Summa Cumlaude ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada Indonesia secara luas, terutama dalam pengembangan bidang TIK di Indonesia.  “Tentu saja disertasi ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi merupakan awal upaya membuka pendekatan bidang baru yang masih sangat perlu digali lebih lanjut lagi,” kata Made yang setelah ini akan kembali mengabdikan dirinya di tanah air.

Selamat dan sukses Doktor I Made Wiryana!

Artikel ini Dikutip dari : http://www.biskom.web.id/

--- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog ---

************** Choose Language : **************

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
    === TEKNO-SCIENCE ===

    **************************************

    free counters

    ********* Tentang Saya : *********