Welcome to My Website

=== TECHNO-BLOG ===
Dalam blog ini saya ingin berbagi pengalaman dengan semua orang yang membaca blog saya.

Bagi anda yang tertarik dengan fasilitas yang ada dalam Blog saya silahkan kirimkan e-mail anda ke alamat:

cyberman.777@gmail.com


--- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog --- Selamat Datang Di Blog Saya ----- Welcome To My Blog ---
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan

Sejarah Android

Diposting oleh Nurman Nurhakim 23 Februari 2011 0 komentar


Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).


Sejarah Android


Kerjasama dengan Android Inc.


Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. versi android terbaru yaitu versi 3.0. Android juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile seperti Nokia, Sony Ericsson, dan lainnya.


2007-2008: Produk awal

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).

Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.

Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.


Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.


Fitur yang tersedia di Android adalah:

    * Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
    * Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
    * Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
    * SQLite: untuk penyimpanan data.
    * Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
    * GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
    * Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)


Android bagi komunitas sumber terbuka (open source)

Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.

Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.


Cara Membuat Aplikasi Android

Diposting oleh Nurman Nurhakim 1 komentar

Dalam postingan saya kali ini saya hanya ingin berbagi pengalaman dalam membuat aplikasi dengan Sistem Operasi Android yang sekarang ini sedang populer. Android merupakan suatu software (perangkat lunak) yang digunakan pada mobile device (perangkat berjalan) yang meliputi Sistem Operasi, Middleware dan Aplikasi Inti. Aplikasi Android ditulis dalam bahasa pemrograman Java, yaitu kode Java yang terkompilasi dengan data dan file resources yang dibutuhkan aplikasi dan digabungkan oleh aapt tools menjadi paket Android. File tersebut ditandai dengan ekstensi .apk. File inilah yang didistribusikan sebagai aplikasi dan diinstall pada perangkat mobile. 

Instalasi dan Konfigurasi
Untuk memulai membuat aplikasi, kita harus mengintegrasikan sistem android dan para sekutunya di komputer kita. Jadi dalam hal ini kita membutuhkan:
  


  1. JDK 6 (Java Development Kit)
  2. Android SDK
  3. Eclipse 3.5 (Galileo)
  4. ADT 0.9.4 (Android Development Tools)
Instalasi Java JDK
  1. Jalankan aplikasi JDK dan seperti biasa di next2 aja (biarkan seluruh konfigurasi instalasi dalam keadaan default)
  2. Jika proses instalasi selesai dan berhasil, maka akan terdapat folder JDK dan JRE pada C:\Program Files\Java.
  3. Selanjutnya adalah Setting PATH Java, yaitu dari Control Panel>System>Advanced>Environment Variables, isi nama variabel : PATH dan variabel value : C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_16\bin (menunjuk pada folder \bin JDK Anda). 
.

.
.

Instalasi Android SDK
  1. Extract Android SDK pada satu tempat di partisi yang Anda punya, misal di C:\Android\android-sdk-windows-1.6_r1\android-sdk-windows-1.6_r1\.
  2. Setting Android SDK tempatkan pada PATH JDK (klik kanan pada My Computer) kemudian klik Advanced Tab.
  3. Klik Environment Variables sehingga akan terlihat PATH Java yang tadi. Klik 2 kali pada variable PATH kemudian masukkan PATH Android SDK, dipisahkan dengan tanda titik koma. Misal : C:\Android\android-sdk-windows-1.6_r1\android-sdk-windows-1.6_r1\.
.

 .

Instalasi Eclipse
  1. Extract terlebih dahulu paket zip Eclipse
  2. Jalankan Eclipse.exe. Ketika dijalankan, Eclipse akan membutuhkan tempat (Workspace) untuk project2 yang akan dibuat. (note: eclipse tidak membutuhkan proses instalasi)
  3. Untuk memulai menggunakan Eclipse, klik ikon Workbench yang terletak pada ujung sebelah kanan.

.
.
Instalasi ADT 

1. Jalankan aplikasi Eclipse
 
 
2. Pilih Help>Install New Software
3. Klik Add, sehingga muncul jendela Add Site. Pada Name kita isi dengan ADT. Kemudian klik pada tombol Archieve, dan cari folder dunana Anda menempatkan file  ADT. Kemudian OK
.
4. Maka kemudian akan terlihat pada jendela Available Software, pilih checklist pada Developer Tools sehingga semua checklist terpilih. Klik Next.


5. Akan terlihat jendela dialog Install Detail. Klik Next.
6. Kemudian muncul jendela licence agreement, pilih I accept the …. Klik Finish.
7. Restart Eclipse. Jika instalasi ADT sukses, maka akan terlihat Menu baru Android SDK and AVD Manager pada Menu Windows.



Konfigurasi Eclipse & ADT

1. Klik pada Menu Windows>Preference, pilih Android, kemudian Browse pada SDK Location sesuai dengan Folder dimana SDK Anda tempatkan. Klik Apply, tunggu sebentar hingga muncul list SDK. Klik OK.


2. Kembali ke Menu utama, kemudian pilih Windows>Android SDK and AVD Manager.
3. Pilih AVD1 (Android Virtual Device). Klik Start.




4. Android akan Loading beberapa waktu, sehingga akhirnya AVD telah siap. Klik tombol Menu untuk masuk ke dalam program explorer.





Semoga artikel ini dapat menjadi referensi bagi kawan-kawan semua yang membacanya....
Bila ada kritik, saran, atau pertanyaan silahkan tinggalkan pesan atau hubungi Facebook saya...

Terimakasih Semoga Ilmu ini dapat menjadi bermanfaat bagi yang membacanya... ^_^


Hidup Si Robot Hijau.... (===ANDROID===)


.

Aplikasi Multimedia Gratis untuk Android

Diposting oleh Nurman Nurhakim 11 Februari 2011 1 komentar

Android adalah salah satu sistem operasi pada handphone yang baru-baru ini terdengar di Indonesia, dengan icon sebuah robot hijau dengan kemampuan hi-tech, OS ini juga berbasis Open Source, dengan kemudahan beragam aplikasi yang tersebar secara gratis (free).

Dikutip berita TEKNO dari detikINET, Jumat (20/8/2010), setidaknya ada 10 aplikasi pemutar file digital yang layak dicoba pada ponsel Android.
.

1. MortPlayer
Pemutar file musik ini dapat digunakan untuk mendengarkan Audio Books, menyimpan posisi track yang terakhir diputar, dan beberapa fitur lain seperti album art.

2. Cubed
Aplikasi ini masih dalam versi beta. Meski tidak banyak fitur yang ditawarkan namun aplikasi gratis ini layak dicoba.

3. TuneWiki
TuneWiki bisa dikategorikan sebagai social media player. Aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk menemukan lirik dari setiap lagu yang tengah diputar. Bukan hanya itu saja, fitur streaming radio pun telah dibenamkan di dalamnya.

4. Meridian
Aplikasi ini memiliki tampilan yang sangat sederhana. Pengguna akan menjumpai beberapa fitur utama seperti pencari lirik, edit profile lagu, dan lainnya.

5. MixZing
Meski gratisan, tapi aplikasi ini tergolong memiliki fitur yang lengkap. Selain terdapat beberapa fitur standar pemutar musik, MixZing juga dapat menemukan cover album pada setiap lagu yang tengah diputar.

6. DoubleTwist Player
Tidak hanya bisa digunakan sebagai pemutar lagu, aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai pemutar video yang mumpuni. Kelebihan lainnya, pengguna dapat mengimpor playlist yang ada pada iTunes miliknya.

7.  bTunes
Setelah beberapa bulan tersedia dalam versi beta, kini bTunes memasuki versi final pertamanya. Aplikasi ini menawarkan semua kemampuan dasar pemutar musik digital.

8. Astro Player Beta
Meski tidak sepenuhnya gratis, namun aplikasi ini menyediakan beberapa fitur yang dapat dicicipi. Sebut saja kemampuannya untuk mengatur equalizer, mengubah skin, scrobbling, fetching, auto-resume, lirik, podcast, dan masih banyak lagi.

9. Real Player Beta
Aplikasi ini sempat digadang-gadang sebagai pemutar multimedia gratisan terbaik yang ada di Android Market. Tidak hanya dapat digunakan untuk memutar mp3 dan video, Real Player Beta juga dapat menampilakan koleksi foto secara slide show.

10. Video Player

Dari namanya sudah terlihat bahwa aplikasi ini hanya dirancang unutk memutar file video. Ya, Video Player mampu memainkan file video untuk berbagai format seperti H264 dan 3GP.

Sumber: http://berita-tekno.blogspot.com/2010/08/10-aplikasi-multimedia-gratis-untuk.html

--- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog --- Terima Kasih telah Mengunjungi Blog Saya ----- Thank You for Visiting My Blog ---

************** Choose Language : **************

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
    === TEKNO-SCIENCE ===

    **************************************

    free counters

    ********* Tentang Saya : *********